
Anjing besar itu dulu dengan angkuh berdiri tegak di pagar rumah besar..setiap aku lewat dia memandangku curiga dan kadang tidak perduli, tuannya adalah kepala Polisi mexico yang menurut desas desus terlibat permainan kotor dengan gembong narkoba kleompok Escobar. Aku hanya bekerja area sini, instalasi pipa minyak, tidak terasa sudah tiga tahun berjalan.
Selama tiga tahun aku selalu melihat anjing itu, bangga, angkuh..kadang aku berfikir anjing ini seharga seekor harder jerman yang bagus. Aku bisa melihat anjing2 gelendangan yang kecil2 segan untuk walau hanya untuk mendekati pagar rumah besar dan mewah itu
Malam tiba2 sirine berbuyi panjang, aku bangkit dari tempat tidur di lantai 3 dan mengintip dari jendela..begitu ramainya orang dan suara benturan benda yang sekali sekali di sertai bunyi ledakan dan teriakan2. Maria pengurus apartemen berlari naik tangga dan berteriak ketakutan.
"Tuan harus segera pergi..tuan di jemput serdadu pengawal perusahaan tuan" teriaknya panik.
aku masih melihat keluar jendela dan mulai mencari pakaian dan celana ..Maria berteriak :Cepat, tuan!
Aku berlari turun kebawah di depan pintu mobil militer telah bersisi pekerja2 ahli yang akan di ungsikan. aku di bantu menaiki truk itu dan melihat kilatan menyilaukan rumah itu terbakar!! Apakah yang terjadi, aku bertanya tanya. Semua orang tertuju pada masalah di rumah besar yang kelihatannya sedang di serang massa.
Kami sampai di kedutaan yang di kawal ketat. Diumumkan kami tidak akan kemana mana sampai situasi pulih.
Dua minggu setelah itu kami di tugaskan sebagai tim untuk kembali kesana, aku telah menolak untuk dikembalikan ke negaraku. Aku melihat rumah itu masih puing2..dijalan besar kenderaan berlalu lalang seolah olah tidak pernah ada kejadian apa2..sebagai orang yg suka menulis walau amatir, aku tertarik mencari tahu..tidak kepada pemilik rumah yang korup yang sekarang entah masih hidup atau telah mati..aku teringat anjing itu..dimana dia sekarang?
Baru saja pertanyaan itu terbersit, anjing itu muncul diantara puing.
Sejak itu aku sering mengamatinya, badannya mulai kurus dan kotor, tapi dia masih punya kebanggaan diri..beberapa anjing kampung yang mencoba masuk wilayahnya di usir dengan salaknya yang lantang..
Hingga suatu hari aku melihat anjing itu terpaksa keluar dari wilayah kekuasaannya..karena harus mencari makanan, tampaknya dia harus berjuang keras mencari sisa2 makanan di tong sampah mexico..bukan hanya harus bersaing dengan anjing anjing kecil yg berkeliaran, bahkan juga dengan gelandangan malam yang tidak segan segan memukulnya dengan pentungan..biasanya dia akan melawan dengan gagah. Tapi hari ini adalah batas janjinya..ketika dia terluka digigit dan dikeroyok oleh anjing anjing kampung yang marah..dia melengking pada waktu harus melarikan diri kebanggan dirinya sepertinya telah hancur pada saat harus melarikan diri dan dikejar oleh segerombolan anjing anjing dan dia berlari kepuing puing rumah bekas majikannya bertekad mempertahankan wilayahnya itu.
Aku tidak dapat mencampuri drama alam ini, aku menyaksikan ketika anjing anjing kecil kotor itu sampai kewilayah kekuasaannya, kebanggan dirinya bangkit lagi dia melawan untuk mempertahankan wilayahnya, perkelahian berlanjut dengan riuh, setengah jam kemudian dia mulai lemah gigitan dan cakaran menghunjam di kulitnya..dan aku tak perlu tahu lagi akhir cerita si anjing penjaga lagi..dia semakin lemah pada waktu aku meninggalkan tempat itu...
Dia telah berusaha dan hanya itu yang kudapatkan sbg pelajaran..







