:D :-) :$ :@
Mudah sekali mengungkapkan itu, tetapi tidaklah mudah merealisasikannya, karena sebagai manusia, jika kita sudah memulai sesuatu akan sulit menghentikan diri sendiri, sungguh menjadi terkenal dan populer itu kelihatannya seperti suatu kehidupan yang indah, tetapi dibalik gemerlapnya kehidupan orang akan menjadi kesepian karena kehilangan privasi. Apalagi menjadi kaya, berkuasa dan terkenal sekaligus..tetapi pernahkah kita memikirkan konsekuensi yang harus kita bayar dari semua itu?
tiada yang gratis dalam kehidupan, seandainya kita terbiasa berlogika, degan kita akan mengerti: menjadi publik figur, kita akan membayarnya dengan kehilangan banyak hak privasi yg jelas jelas sangat berharga. Tetapi semua itu terpulang kepada niat dan tujuan kita, apakah hak privasi begitu penting? apakah Kontrol publik terhadap privasi bisa berdampak positip, umpamanya dengan begitu kita akan menjaga image baik dari figur diri kita. Bayangkan Jika kamu adalah Obama atau presiden SBY, kamu gak boleh bohong dan maki maki orang :@ di depan umum secara sembarangan, bukan? Banyak hal hal terkait diri kamu harus di perlihatkan sisi baiknya. Otomatis kamu akan selalu "dipaksa" menjadi selalu baik, tidak tau ya kalau itu memang sudah sifat kamu dari "sono"nya
Tetapi sekali lagi, bagi sebagian orang kepura puraan akan berdampak psikologis yang gak baik, bayangkan saja seandainya tadinya kamu adalah seorang penyanyi idola, di puja puja, tiba tiba suatu hari nama kamu jatuh karena publik akhirnya menemukan figur idola baru dari pendatang pendatang baru..kamu pasti akan ditinggalkan..entah perasaan kamu bisa siap apa tidak, hanya tuhan yang tahu. :)
Hidup di dunia sungguh tiada yang abadi, ada pepatah mengatakan: Menjadi pintar itu mudah, tetapi sulit sekali menjadi pintar sekaligus bijak. Orang Bijak akan meraih impiannya di masa muda dan merencanakan hari tua yang sejahtera...
Renungkanlah ....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar