
Datang seperti hari yang berlalu, kupandang poto usang
di dinding ayah yang tersenyum, ibu yang tersenyum, adakah itu sebenarnya
kasih yang terpatri pada waktu dan berakhir di waktu lain
adakah itu hanya impian yang berlalu, pergi menjadi hal lain
yang berbeda
Mana jalan itu, jalan setapak tempat aku bercanda dalam gendongan hangat
kalian berdua telah melukiskan segala tinta di wajahku
bagai tatoo yang tak terhapuskan
betapa sakit kulupakan
Dan terpaku kini aku sendiri menantang dunia yang kasar ini
Tak tahu
harus menjadi apa

Jadi dirimu sendiri
BalasHapusJadi orang yang lebih baik dari sebelum kamu
Lebih baik dari ayah
Lebih baik dari ibu
Jadi panutan yang bisa dibanggakan dari setelah kamu
Panutan dari adik, anak, cucu kelak :P
makasih Lynn, makasih udah gabung sm blog aku...cieee udah jarang nongol sekarang?
BalasHapus